Prinsip Utama/Golden Rule

The Golden Rule

Informasi dan teknologi membuat dunia semakin menyempit, bahkan bumi diistilahkan sebagai Global Village / Desa Global, kita memerlukan satu prinsip acuan moral yang mudah diterima oleh semua golongan. Ketika institusi agama pun sudah tidak dapat lagi memberikan suatu komunike yang bersifat universal, kemana kita mengacu. Apa parameter suatu kebaikan dapat diterima? Prinsip Emas atau Golden Rule mungkin dapat memberikan suatu jawaban.

Dalam setiap tradisi dan budaya kelompok atau komunitas masyarakat, Golden Rule telah banyak dikenal dengan banyak istilah dan bahasa. Dalam bahasa Inggris disebutkan, “treat others the way you want to be treated“, dalam bahasa, “perlakukan orang lain seperti engkau memperlakukan dirimu sendiri”.

Dalam kehidupan sehari-hari, kalimat yang sebaiknya terus kita pertanyakan adalah ‘bagaimana jika kita dalam keadaan yang sama dengan orang yang kita perlakukan’. Manusia secara sadar akan mengetahui bahwa ia tidak ingin diperlakukan tidak baik.

Pada dasarnya dasar dari etika kehidupan bermuara disana. Pun demokrasi dan hak asasi manusia merupakan salah satu dari produknya. Dengan memberikan hak suara kita pada pilihan kelompok politik tertentu, kita mengharapkan bahwa ketika wakil kita berada pada posisi pejabat negara, mereka akan menanyakan hal yang sama pada diri mereka sendiri. Demokrasi adalah memberikan kekuatan yang sama seperti yang ada pada diri kita kepada orang lain. Equality Under The Law atau posisi yang sama di mata hukum, tidak membedakan status dan golongannya, adalah salah satu terjemahan normatifnya. Demokrasi merupakan produk alami dari terapan Golden Rule yang pada akhirnya memberikan pertanyaan kepada kita semua, “Pemerintahan seperti apa yang sebaiknya kita miliki?”

Kennedy ketika tahun 1963 memberikan ceramah yang sangat menarik di Universitas Alabama. Dia menanyakan kepada orang-orang kulit putih, bagaimana jika mereka sendiri yang menjadi orang kulit hitam, diperlakukan sebagai warga negara kelas dua, diperlakukan berbeda di restoran, tempat duduk yang berbeda dalam bis, dll. Setelahnya kembali ia menanyakan kepada orang kulit hitam pertanyaan yang sama. Pada akhirnya, menurut Kennedy, tidak ada orang yang ingin diperlakukan tidak baik. “Dan seperti itulah kita (bangsa Amerika) akan memperlakukan diri kita sendiri”.

Bagaimana menerapkan prinsip ini dalam kehidupan kita? Sedikit  imajinasi sederhana dibutuhkan, kita mestinya mengeTAHUi persis bagaimana tindakan dan perilaku kita nantinya akan memberikan akibat bagi orang lain di sekitar kita. Meng-imajinasi-kan bagaimana jika kita berada pada posisi sama dengan orang-orang yang berada di sekitar kita. Melakukan itu perlu konsistensi namun juga tidak sulit,  tidak perlu juga menggantikan prinsip-prinsip agama dan budaya. Andaikan semua manusia melakukan hal yang sama, maka harmoni akan terjaga.

The Silver Rule  reciprocity-logo

Meski masih merupakan suatu perdebatan dalam diskusi-diskusi mengenai etika, dikenal pula istilah ‘Siver Rule‘. Kebalikan dari prinsip Golden Rule yang cenderung positifis, ‘Silver Rule‘ mengarah ke kata negasi, yaitu “Jangan perlakukan orang lain seperti engkau  juga tidak ingin diperlakukan” Pada prinsip Golden Rule, dapat saja seseorang memperlakukan orang lain dengan harapan ia ingin diperlakukan sama, maka prinsip Silver Rule memberikan perimbangan. Pada wacana etika dikenal dengan istilah ethics reciprocity atau prinsip timbal balik yaitu suatu kode etik yang menyatakan bahwa seseorang punya hak yang sama untuk diperlakukan, namun juga punya tanggungjawab untuk memberikan keadilan yang sama bagi orang lain. Reciprocity menjadi basis nilai dari suatu konsep modernitas yang kemudian kita kenal dengan istilah hak asasi manusia/ human rights. Beberapa tokoh yang menerapkan Siver Rule adalah Mahatma Gandhie dan Martin Luther King Jr.golden_rule_posters

Pada beberapa hampir semua tradisi agama, banyak terdapat ajaran mengenai Golden Rules yang juga disebut Prinsip Umum Etika / General Principles of Ethics.

Engkau harus mencintai tetanggamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri (Yahudi dan Kristen. Perjanjian Lama, Ulangan 19-18)

Seperti apa engkau ingin diperlakukan, maka perlakukanlah orang lain seperti itu (Kristen. Perjanjian Baru, Matius 7-12)

Tidak beriman orang itu sampai ia mencintai saudaranya seperti ia mencintai dirinya sendiri (Islam. Hadis An-Nawawi 13)

Manusia seharusnya memperlakukan semua makhluk seperti ia memperlakukan dirinya sendiri (Jainisme. Sukritanga 1-1-33)

Teruslah untuk mencoba yang terbaik untuk memperlakukan orang lain seperti engkau memperlakukan dirimu sendiri, dan engkau akan menemukan bahwa itu adalah jalan yang paling singkat untuk menuju kebajikan (Confusian. Mencius VII.A.4)

Seseorang tidak dibenarkan memberikan perlakuan yang ia sendiri tidak ingin diperlakukan. Itu adalah esensi moralitas.  Semua yang lain ada karena keinginan ego. (Hindu. Mahabharata, Ansasana Parva 113.8)

Tsekung bertanya, ” Apakah ada satu kata perbuatan yang dapat mewakili prinsip kebaikan hidup?” Confusius menjawab, “Ini adalah perkataan yang terutama: Jangan memperlakukan orang lain dengan sesuatu yang engkau tidak ingin diperlakukan” (Confusius. Analects 15.23)

“Aku adalah sama seperti mereka, dan mereka adalah sama dengan aku”  Ia seharusnya tidak membunuh dan tidak menyebabkan orang lain membunuh (Buddha. Sutta Nipata 705)

“Guru, apakah hukum yang terutama?” Yesus berkata kepadanya, ” Hendaknya kamu mencintai Tuhanmu dengan seluruh hatimu, jiwamu dan pikiranmu. Itu adalah hukum yang terutama. Dan yang kedua adalah, cintailah tetanggamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri. Pada dua hukum ini, bergantung semua hukum dan nabi-nabi” (Katolik. Injil, Matius 22.36-40)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s